OctaFx

Thursday, February 28, 2013

Cara Mengisi TB03 Elektronik Modif

Sebelum mulai mengisi Data di TB03 Elektronik, pastikan Komputer dan Microsoft Excel telah diatur atau disetting sesuai dengan pedoman yang telah ditentukan. Bila belum dilakukan setting klik disini untuk mengetahui caranya.


Copy file Master TB03 Elektronik ke folder yang diinginkan. Ganti nama file dengan nama yang sesuai dengan ketentuan, sbb : NamaKab/KotaSpasiTahunSpasiTriwulan. Misalkan nama kab/kota NGASTINA, Tahun 2013, Triwulan 1, maka nama file akan menjadi NGASTINA 2013 TW 1.


Buka file TB03 Elektronik. Sheet pada TB03 Elektronik terdiri dari : INFOKUNCI, REGISTER TB03, TB07, TB08, TB11, REKAP TB07 SEMUA PASIEN, REKAP BTA POS BARU, REKAP TB-HIV, REKAP TB08 POS BARU, REKAP TB08 KAMBUH, REKAP TB08 NEG BARU, REKAP TB11 POS BARU, REKAP TB11 KAMBUH, INDIKATOR dan TB13.


Pengisian data hanya pada sheet INFOKUNCI, REGISTER TB03 dan TB13. Untuk sheet yang lain akan terisi data secara otomatis, kita hanya mengisi nama dan NIP saja (untuk sheet TB07, TB08 dan TB11).


A. Pengisian Sheet “INFOKUNCI”

1 isi tb03

Isi semua data pada cell yang berwarna :


  1. Nama Wasor : isikan nama wasor yang mengerjakan pelaporan ini.


  2. Triwulan : isikan triwulan pelaporan dengan memilih pada droplist yang ada yaitu : 1, 2, 3 dan 4.


  3. Tahun : isikan tahun pelaporan dengan memilih pada droplist yang ada.


  4. Bulan : isikan tahun pelaporan dengan memilih pada droplist yang ada, yaitu : Januari, April, Juli dan Oktober. Cell disebelah kanan tulisan “s/d” akan terisi secara otomatis sesuai dengan pilihan bulan pelaporan.


  5. Propinsi : isikan dengan nama propinsi (sebaiknya menggunakan huruf capital semua).


  6. Kabupaten / Kota : isikan dengan nama Kabupaten atau Kota (sebaiknya menggunakan huruf capital semua).


  7. Nomor Kode Kabupaten / Kota : isikan dengan Kode Kabupaten / Kota (bisa ditanyakan ke dinas kesehatan propinsi).


  8. Jumlah UPK Pelaksana DOTS : isikan jumlah UPK pelaksana DOTS baik itu Puskesmas, Rumah Sakit, DPS, Lapas atau bila ada Workplace.


  9. Jumlah seluruh UPK dalam Kabupaten/Kota : isikan jumlah seluruh UPK atau Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang ada diwilayah Kabupaten/Kota. Tekan Enter.


  10. Setelah nomor 1 – 9 terisi, klik CommandButton “Tambah Baris UPK”.


  11. Lengkapi data Nama UPK sesuai dengan ketentuan.


  12. Isi data jumlah suspek yang diperiksa. Sebaiknya ditulis =x1+x2+x3, misalnya suspek pada bulan Januari = 15, Pebruari = 10, dan Maret = 20, maka penulisannya =15+10+20. Hal tersebut dapat membantu wasor dalam mengetahui jumlah suspek per bulan untuk masing-masing fasyankes.


  13. Isi data jumlah penduduk sesuai dengan tahun pelaporan.


2 isi tb03


B. Pengisian sheet “REGISTER TB03”

3 isi tb03

4 isi tb03

5 isi tb03

6 isi tb03


  1. Tanggal Register : isikan tanggal saat registrasi pasien TB dengan menggunakan format Tanggal/Bulan/Tahun. Misalnya, 2/01/13, setelah klik enter maka tampilannya 02-Jan-13.


  2. Nomor Register TB Kab : isikan nomor register pasien TB sesuai dengan urutan saat entry data. Untuk pasien dengan Tipe Pindahan berikan nomor sesuai dengan Nomor Register dari tempat asal.


  3. Nama Lengkap Pasien : isikan nama lengkap pasien TB.


  4. Jenis Kelamin : pilih “L” atau “P” sesuai dengan jenis kelamin pasien.


  5. Umur : isikan umur pasien. Umur harus diisi tidak boleh kosong. Pengisian umur tidak boleh menggunakan bilangan desimal. Harus dibulatkan ke bawah. Misal umur 3 tahun 6 bulan ditulis 3. Kecuali umur pasien dibawah 1 tahun ditulis “1” bukan “0”. Misal umur pasien 11 bulan maka ditulis 1.


  6. Alamat Lengkap : isikan alamat lengkap bila diperlukan bisa disesuaikan dengan Kartu Tanda Pengenal. Alamat yang lengkap akan sangat berguna bila pasien mangkir untuk dilakukan pelacakan.


  7. Nama UPK : isikan nama Fasilitas Pelayanan Kesehatan sesuai droplist. Daftar nama UPK sesuai dengan input pada sheet INFOKUNCI.


  8. Tanggal Mulai Pengobatan : isikan tanggal pasien memulai pengobatan TB dengan menggunakan format Tanggal/Bulan/Tahun.


  9. Rejimen yang diberikan : pilih sesuai dengan droplist. Terdapat pilihan 1, 2, 3 dan 4. Sejak dimulainya SITT (Sistem Informasi Tuberkulosis Terpadu) untuk pilihan rejimen 3 sebaiknya diganti dengan dengan 1.


  10. Klasifikasi Penyakit : pilih sesuai dengan droplist yaitu “P” untuk Paru dan “EP” untuk Ekstra Paru.


  11. Tipe Pasien : terdapat beberapa tipe pasien yaitu “Baru”, “Kambuh”, “Pindahan”, “Defaulter”, “Gagal”, “Kronik” dan “Lain-lain”. Pilih salah satu saja.


  12. Pengisian kolom pemeriksaan dahak : isikan nomor register Laboratorium dan pilih hasilnya sesuai dengan pilihan pada droplist.


  13. Pengisian tanggal berhenti berobat : isikan tanggal pasien berhenti berobat dengan menggunakan format Tanggal/Bulan/Tahun.


  14. Pengisian data Kolaborasi Kegiatan TB-HIV : penulisan tanggal dengan menggunakan format Tanggal/Bulan/Tahun, tempat Tes HIV isikan dimana pasien dilakukan tes HIV, hasil tes pilih sesuai dengan pilihan. image


  15. Kolom Keterangan : diisi keterangan yang berhubungan dengan pasien.


  16. Kolom “Riwayat HIV” dan “Menerima PPK” : ketik angka sesuai pilihan yang tertulis di Header. Pada dua kolom ini tidak ada listdrop, jadi kita harus mengetik sesuai header.image


C. Sheet TB13.

Sheet TB13 tentang Stok OAT, harus diisi sesuai dengan stok yang ada pada akhir triwulan.

Dasar dari pengisian TB03 Elektronik adalah dari TB03 UPK. Sedangkan TB03 UPK berdasarkan TB01. Oleh karena itu pengisian TB01 harus lengkap dan benar.


Semoga bermanfaat …………….

Saturday, February 23, 2013

Memanfaatkan Fasilitas View Excel untuk meningkatkan kinerja

Saat bekerja kadang kalanya kita harus membuka 2 file sekaligus atau 1 file tetapi kita harus melihat sheet lain. Kalo kita tidak terbiasa dengan hal tersebut tentu kita akan kebingungan. Bagi yang sudah biasa tentu akan mudah melakukannya. Caranya adalah sebagai berikut :

A. 2 file ditampilkan di layar secara bersamaan.

1. Buka file excel pertama, kemudian buka file excel kedua.
2. Klik Tab “View”, lalu klik “Arrange All”, pilih Tiled atau Horizontal atau Vertical atau Cascade, klik OK.

Tampilan Tiled atau Vertical
B1
Tampilan Horizontal
B2
Tampilan Cascade
B3

B. 1 file ditampilkan dengan sheet berbeda.

1. Buka file Excel yang akan diedit
2. Klik Tab “View”, lalu klik “New Windows”. Setelah klik New Windows akan terjadi perubahan pada nama file yang
diakhiri dengan tulisan “:1” atau “:2”. Misal nama file Data, akan menjadi “Data:1” dan “Data:2”.
3. Klik “Arrange All”, pilih arrange lalu klik OK.
4. Pilih sheet yang dikehendaki. Misal file Data:1 yang akan kita buka adalah Sheet1, Data:2 yang akan kita buka
adalah Sheet2.

Tampilan 1 file dengan sheet berbeda

B4
Setelah selesai editing, tutup salah satu file, kemudian Simpan / Save.

Setting Komputer dan Excel untuk Laporan TB03 Elektronik

TB03 Elektonik merupakan suatu system yang dirancang Direktorat Pemberantasan Penyakit Menular Langsung (P2ML) Ditjen PP&PL Kemenkes Republik Indonesia dengan menggunakan Program Microsoft Excel. TB03 Elektronik dibuat guna merekap data pasien TB pada lingkup kabupaten atau kota.


A. Pengaturan pada Windows.


1. Klik “Control Panel”


                                                  022313_0816_SettingKomp1.png


2. Klik “Clock, Language and Region”


          2


3. Klik “Region and Language”


             3


Tampilan “Regional and Language”


         4


4. Pada Tab Format, kolom Format pastikan terisi dengan pilihan “English (United States)


5. Klik "Additional settings.."


Tampilan Additional settings..


          5


6. Klik Tab Date, isi kolom Short date dengan “dd/mmm/yyyy”, lalu klik Apply dan klik OK.


Selain melakukan setting pada windows juga harus melakukan setting Windows Explorer agar Ekstensi file tidak terlihat. Dengan cara :
1. Klik kanan pada Start pilih Open Windows Explorer
2. Klik “Organize” lalu pilih “Folder and search options”
7
3. Pilih Tab View, beri tanda centang pada Hide extensions for known file types
8
4. Klik Aplly lalu klik OK.

B. Pengaturan pada Excel
1. Buka Microsoft Excel ( Penulis menggunakan Excel 2010)
2. Klik Tab File kemudian pilih Option
9
3. Pilih Trust Center lalu pilih Trust Center Settings..
10
4. Pilih Macro Settings
11

Kemudian pada Macro Settings pilih “Enable all macros (not recommended; potentially dangerous can code run)”, beri tanda centang pada “Trust access to the VBA project object model”. Kemudian klik OK.

Demikian proses setting untuk menjalankan TB03 Elektronik. Semoga bermanfaat………

Wednesday, February 20, 2013

Pemeriksaan Laboratorium untuk suspek TBC

Untuk mengetahui seseorang sakit TBC atau bukan diperlukan beberapa pemeriksaan, antara lain :
1. Pemeriksaan Dahak
2. Pemeriksaan Klinis
3. Bila diperlukan dilakukan pemeriksaan Radiologis
Pemeriksaan Dahak dilakukan untuk menegakkan diagnosa, menilai derajat penularan dan mengevaluasi hasil pengobatan.

Untuk menegakkan diagnosa TBC diperlukan 3 spesimen dahak, yaitu :
1. Dahak Sewaktu datang
2. Dahak Pagi (sebaiknya diambil saat baru bangun tidur)
3. Dahak Sewaktu mengantar Dahak Pagi
Tiga macam spesimen dahak ini biasa kita kenal dengan sebutan SPS (Sewaktu Pagi Sewaktu)

Untuk mengevaluasi hasil pengobatan diperlukan 2 spesimen dahak, yaitu :
1. Dahak Pagi (sebaiknya diambil saat baru bangun tidur)
2. Dahak Sewaktu mengantar Dahak Pagi

Pemeriksaan dahak ini dilakukan pada :

  • Awal saat menegakkan diagnosa

  • 1 minggu sebelum fase intensif selesai

  • 1 bulan sebelum akhir pengobatan (Bulan Ke-5)

  • 1 minggu sebelum akhir pengobatan


Untuk menilai derajat penularan bisa diketahui dari hasil pemeriksaan dahak. Semakin Besar nilai kepositifan akan semakin menularkan kepada orang lain.

Monday, February 18, 2013

Gejala Penyakit TBC

Penyakit TBC disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis. Sebagian besar kuman ini menyerang Paru, tetapi dapat juga menyerang organ tubuh yang lain.

Cara penularan :


  • Sumber penularan adalah pasien TB BTA Positif.

  • Pada waktu batuk atau bersin, pasien menyebarkan kuman ke udara.

  • Percikan terhirup orang lain.

  • Daya penularan ditentukan oleh banyaknya kuman yang dikeluarkan. Makin tinggi derajat kepositifan, semakin menular.


Tanda dan gejala :

  • Batuk berdahak selama 2-3 minggu atau lebih.

  • Batuk dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu Dahak bercampur darah, Batuk darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan turun, berat badan turun, malaise, demam meriang berkepanjangan, berkeringat di malam hari tanpa kegiatan fisik.


Bila menjumpai tanda dan gejala seperti diatas segera periksakan ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat.