OctaFx

Wednesday, August 7, 2013

Saturday, July 13, 2013

Pelaksanaan Uji Mutu Laboratorium Dengan Metode LQAS

Marhaban yaa Ramadhan........selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga dengan berpuasa akan semakin mendekatkan diri dengan Allah swt dan jadikan hidup ini lebih bermakna.

Metode uji silang LQAS akan semakin meningkatkan pemantauan mutu laboratorium pemeriksaan TB sehingga kualitas pelaksanaan program TB di Indonesia akan tetap terjaga.
Berbagai persiapan telah dilaksanakan, antara lain:
1. Workshop LQAS.
2. Pendistribusian logistik berupa TB 12 dan slide box.
3. Pelaksanaan LQAS.

Pada pelaksanaan LQAS ada beberapa kendala antara lain perbedaan pemahaman tentang urutan slide dan menentukan interval. Interval bisa ditentukan dari tabel dengan memperhatikan SPR, jumlah slide positif dan negatif tahun lalu.

Penulis telah membuat tabel bantu (bisa dilihat di posting sebelumnya tentang Mempersiapkan Data uji silang metode LQAS dengan Microsoft Excel) sehingga bila ada Fasyankes yang kesulitan dalam menentukan interval, wasor buka tabel, masukkan jumlah slide triwulan yang akan di cross check maka akan muncul interval. Ada juga yang SMS jumlah slide, wasor membalas SMS tentang intervalnya.

Pelaksanaan LQAS ditingkat kabupaten atau kota masih taraf collecting sediaan. Dibutuhkan aplikasi excel Excel untuk melakukan analisa uji silang LQAS. Aplikasi excelnya masih dalam tahap pemikiran.........

Imsyak......imsyak.....imsyak.....ll

Sunday, June 9, 2013

Consider Replacing Your Battery

“Consider Replacing Your Battery” ……. sebenarnya kata yang bikin windows 7 adalah untuk peringatan bahwa umur baterai tinggal 40% dan sudah waktunya untuk ganti baterai yang baru. Masih banyak yang berdebat tentang hal tersebut (…kata eyang google sih…). Bagi saya yang penting peringatan tersebut tidak muncul lagi. Caranya dengan klik tanda baterai dan hilangkan tanda cek list “Warm me if my battery may need replacement”.


notbat


Notbat2


Semoga bermanfaat…

Thursday, May 9, 2013

TB Resisten Terhadap Pengobatan Lini Pertama

Penyakit Tuberkulosis yang tidak tertangani dengan tepat dan adequat dapat menyebabkan terjadinya kekebalan terhadap kuman Tuberkulosis. Strategi DOTS yang telah dicanangkan oleh pemerintah dengan 5 komponennya harus benar-benar diterapkan agar penatalaksanaan program TB dapat tercapai dan ancaman terjadinya kekebalan obat dapat diminimalkan.


TB yang kebal obat atau kita kenal dengan sebutan MDR (Multiple Drug Resisten) dengan nama program PMDT (Programmatic Management of Drug Resisten TB) atau MTTRO (Managemen Terpadu Pengendalian TB Resisten Obat) dan mungkin akan berubah lagi………. adalah penyakit Tuberkulosis (TB) yang disebabkan oleh kuman Tuberkulosis yang telah resisten (kebal) terhadap 2 jenis OAT (Obat Anti TB) Lini Pertama yaitu INH dan Rifampisin.


Penanganan TB kebat obat (MDR) sangat sulit dan dibutuhkan waktu yang lama dibandingkan dengan penanganan TB Biasa. Bila TB Biasa dibutuhkan waktu antara 6-9 bulan pengobatan, TB MDR membutuhkan waktu pengobatan antara 19-24 bulan.


Penyebab Terjadinya Resistensi OAT


Penyebab Utama terjadinya resistensi kuman terhadap OAT adalah dari ulah kita sendiri yaitu penatalaksanaan TB yang tidak adequat, dapat dilihat dari :


1. Petugas Kesehatan, yaitu karena :






    • Diagnosis tidak tepat


    • Pengobatan tidak menggunakan paduan yang tepat


    • Dosis, jenis, jumlah obat dan jangka waktu pengobatan tidak adequat


    • Penyuluhan yang tidak adequat



2. Pasien






    • Tidak mematuhi anjuran dokter atau petugas kesehatan


    • Tidak teratur menelan paduan OAT


    • Menghentikan pengobatan karena merasa sudah sembuh



Identifikasi Suspek TB MDR


Suspek TB MDR adalah semua orang yang mempunyai Gejala TB dan memenuhi salah satu kriteria dibawah ini:





  1. Pasien TB kronik.


  2. Pasien TB pengobatan kategori 2 yang tidak konversi setelah 3 bulan pengobatan.


  3. Pasien TB yang mempunyai riwayat pengobatan TB yang tidak standar serta menggunakan kuinolon dan obat injeksi lini kedua minimal selama 1 bulan.


  4. Pasien TB pengobatan kategori 1 yang gagal.


  5. Pasien TB pengobatan kategori 1 yang tetap positif setelah 3 bulan pengobatan.


  6. Pasien TB kasus kambuh (relaps), kategori 1 dan kategori 2.


  7. Pasien TB yang kembali setelah loss to follow-up (lalai berobat/default).


  8. Suspek TB yang mempunyai riwayat kontak erat dengan pasien TB MDR.


  9. Pasien ko-infeksi TB-HIV yang tidak respon terhadap pemberian OAT


Download Kriteria Suspek MDR UPDATE

Tuesday, May 7, 2013

Tambahkan Gambar Tampilan Desktop pada Power Point

Pada saat kita membuat materi untuk sebuah presentasi dengan menggunakan Microsoft Power Point kadangkala diperlukan tambahan gambar (insert picture). Bila gambar sudah tersedia dalam format JPEG atau yang lain tentu akan sangat mudah untuk menyisipkan gambar tersebut. Tetapi bila gambar yang akan kita sisipkan berupa tampilan pada layar laptop maka kita harus menggunakan cara lain.

Caranya sebagai berikut :

  1. Buka microsoft Power Point. Lalu klik Minimize pada kanan atas.
  2. Tampilkan gambar yang akan kita sisipkan pada desktop.
  3. Klik tombol “PRTSC SYSRQ” pada papan keyboard.
  4. Buka kembali Microsoft Power Point, klik Paste atau CTRL V ditempat yang diinginkan.
  5. Edit gambar sesuai selera.

Catatan: cara ini bisa dipakai atau diterapkan tidak hanya pada Power Point saja, tetapi bisa juga untuk MS Word dan lain-lain.

Sunday, April 14, 2013

Laptop Toshiba Satellite L740 tiba-tiba mati

Pada saat presentasi tiba-tiba laptop mati……pusing deh….. Padahal charger udah dipasang. Bingung… Pernahkah anda mengalami kejadian seperti itu???



Solusinya….




  1. Sebelum mulai presentasi, pastikan charger sudah terkoneksi dengan colokan listrik dan laptop.




  2. Lihat indikator baterai (desktop kanan bawah), tunggu beberapa saat dan apakah ada kenaikan jumlah %baterai. Cara melihat kenaikan dengan menggeser kursor ke indikator baterai. Bila tidak naik dan bahkan cenderung turun, cabut charger dilaptop dan masukkan kembali. Lihat indikator baterai lagi. (lakukan proses ini sampai ada kenaikkan indikator baterai).




  3. Selamat ber presentasi ria….





Catatan : pada saat dilakukan Shut Down kadangkala ada lampu indikator yang masih nyala walaupun laptop sudah benar-benar mati. Cara mengatasi adalah dengan melepas baterai dan kemudian masukkan lagi.

Sunday, April 7, 2013

Pemisahan Laporan TB03 Elektronik berdasarkan Fasyankes

Data TB03 Elektronik berasal dari berbagai macam Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Data bisa berasal dari Puskesmas, Rumah Sakit, Dokter Praktek Swasta, Lapas, Workplace dan lain sebagainya. Kadang kita hanya memerlukan data jumlah pasien TB dari Puskesmas saja atau dari Rumah Sakit saja, dll. Diperlukan beberapa langkah untuk melakukan pemisahan data TB03.


Langkah-langkah pemisahan sebagai berikut :




  1. Copy dan beri nama lain file yang akan dilakukan pemisahan. Misalnya file NGALENGKA 2013 TW 1, copy dan beri nama PKMNGALENGKA 2013 TW 1. Cara lain bisa buka file yang akan dilakukan pemisahan lalu Save As.1




  2. Buka sheet INFOKUNCI. Misalnya yang kita inginkan data dari Puskesmas, Blok dan Hapus data selain Puskesmas. 2  2a




  3. Buka sheet REGISTER TB03. Pastikan Filter dalam keadaan tidak terpilih.  3




  4. Pada Kolom Nama Unit Pelayanan Kesehatan, Uncheck atau hilangkan tanda centang pada pilihan Puskesmas. Lalu klik OK.4




  5. Blok semua Klasifikasi Penyakit dan hapus isinya. 5          6




  6. Tampilan Sheet REKAP TB07 SEMUA PASIEN. 7




  7. Selesai…..jangan lupa Save atau Save As. Hati-hati dalam melakukan perintah ini. Kesalahan bisa mengakibatkan hilangnya sebagian data.





8


Tabel diatas mungkin bisa dipakai sebagai acuan….