OctaFx

Saturday, February 23, 2013

Setting Komputer dan Excel untuk Laporan TB03 Elektronik

TB03 Elektonik merupakan suatu system yang dirancang Direktorat Pemberantasan Penyakit Menular Langsung (P2ML) Ditjen PP&PL Kemenkes Republik Indonesia dengan menggunakan Program Microsoft Excel. TB03 Elektronik dibuat guna merekap data pasien TB pada lingkup kabupaten atau kota.


A. Pengaturan pada Windows.


1. Klik “Control Panel”


                                                  022313_0816_SettingKomp1.png


2. Klik “Clock, Language and Region”


          2


3. Klik “Region and Language”


             3


Tampilan “Regional and Language”


         4


4. Pada Tab Format, kolom Format pastikan terisi dengan pilihan “English (United States)


5. Klik "Additional settings.."


Tampilan Additional settings..


          5


6. Klik Tab Date, isi kolom Short date dengan “dd/mmm/yyyy”, lalu klik Apply dan klik OK.


Selain melakukan setting pada windows juga harus melakukan setting Windows Explorer agar Ekstensi file tidak terlihat. Dengan cara :
1. Klik kanan pada Start pilih Open Windows Explorer
2. Klik “Organize” lalu pilih “Folder and search options”
7
3. Pilih Tab View, beri tanda centang pada Hide extensions for known file types
8
4. Klik Aplly lalu klik OK.

B. Pengaturan pada Excel
1. Buka Microsoft Excel ( Penulis menggunakan Excel 2010)
2. Klik Tab File kemudian pilih Option
9
3. Pilih Trust Center lalu pilih Trust Center Settings..
10
4. Pilih Macro Settings
11

Kemudian pada Macro Settings pilih “Enable all macros (not recommended; potentially dangerous can code run)”, beri tanda centang pada “Trust access to the VBA project object model”. Kemudian klik OK.

Demikian proses setting untuk menjalankan TB03 Elektronik. Semoga bermanfaat………

Wednesday, February 20, 2013

Pemeriksaan Laboratorium untuk suspek TBC

Untuk mengetahui seseorang sakit TBC atau bukan diperlukan beberapa pemeriksaan, antara lain :
1. Pemeriksaan Dahak
2. Pemeriksaan Klinis
3. Bila diperlukan dilakukan pemeriksaan Radiologis
Pemeriksaan Dahak dilakukan untuk menegakkan diagnosa, menilai derajat penularan dan mengevaluasi hasil pengobatan.

Untuk menegakkan diagnosa TBC diperlukan 3 spesimen dahak, yaitu :
1. Dahak Sewaktu datang
2. Dahak Pagi (sebaiknya diambil saat baru bangun tidur)
3. Dahak Sewaktu mengantar Dahak Pagi
Tiga macam spesimen dahak ini biasa kita kenal dengan sebutan SPS (Sewaktu Pagi Sewaktu)

Untuk mengevaluasi hasil pengobatan diperlukan 2 spesimen dahak, yaitu :
1. Dahak Pagi (sebaiknya diambil saat baru bangun tidur)
2. Dahak Sewaktu mengantar Dahak Pagi

Pemeriksaan dahak ini dilakukan pada :

  • Awal saat menegakkan diagnosa

  • 1 minggu sebelum fase intensif selesai

  • 1 bulan sebelum akhir pengobatan (Bulan Ke-5)

  • 1 minggu sebelum akhir pengobatan


Untuk menilai derajat penularan bisa diketahui dari hasil pemeriksaan dahak. Semakin Besar nilai kepositifan akan semakin menularkan kepada orang lain.

Monday, February 18, 2013

Gejala Penyakit TBC

Penyakit TBC disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis. Sebagian besar kuman ini menyerang Paru, tetapi dapat juga menyerang organ tubuh yang lain.

Cara penularan :


  • Sumber penularan adalah pasien TB BTA Positif.

  • Pada waktu batuk atau bersin, pasien menyebarkan kuman ke udara.

  • Percikan terhirup orang lain.

  • Daya penularan ditentukan oleh banyaknya kuman yang dikeluarkan. Makin tinggi derajat kepositifan, semakin menular.


Tanda dan gejala :

  • Batuk berdahak selama 2-3 minggu atau lebih.

  • Batuk dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu Dahak bercampur darah, Batuk darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan turun, berat badan turun, malaise, demam meriang berkepanjangan, berkeringat di malam hari tanpa kegiatan fisik.


Bila menjumpai tanda dan gejala seperti diatas segera periksakan ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat.